Tari Pendet : Sejarah, gerak, Kostum, dan Daerahnya

Tari Pendet : Sejarah, Gerak, Kostum, Keunikan Dan Daerahnya – Pada kesempatan ini saya akan mencoba membahas tentang tari Pendet. Siapa sih yang gak kenal tari yang satu ini ? Tari pendet adalah tari yang berasal dari Indonesia. Tari ini sering di tampilkan pada ajang seni tari Nasional dan acara-acara rakyat di daerahnya.

Sejarah Tari Pendet

Tari Pendet ini banyak di peragakan di Pura tempat umat Hindu beribadah di Bali. Tari Pendet ini mempunyai makna sebagai tari dalam penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia.

Lambat laun seiring dengan perkembangan jaman tari Pendet ini mulai berbuah menjadi tari ucapan selamat datang. Meski tari ini mengandung hal yang berbau sakral – regelius, tari ini tetap menjadi tari penyambutan.

Tari Pendet ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bali yang bernama Wayan Rindi sekitar pada tahun 1961 – 1967. Pendet ini adalah tari persembahan yang dikemas dalam bentuk tarian upacara. Untuk bisa menari tari Pendet diperlukan pelatihan intensif, karena Pendet ini juga dapat ditarikan oleh semua orang, baik itu golongan pemangkus pria dan wanita, gadis, perjaka dan lainnnya.

Perkembangan Tari Pendet

Tari Pendet ini biasa dibawakan oleh sekelompok remaja putri. Biasanya para penari tari Pendet akan membawa sebuah mangkok perak yang berisi bunga berwarna-warni. Pada akhir gerakan tarian, para penari akan menaburkan bunga-bunga tersebut ke arah penonton atau tamu yang akan di sambut, sebagai ucapan selamat datang.

Penggagas tari ini ada dua seniman yang berasal dari Bali tepatnya berada di Denpasar Bali desa Sumertha yaitu Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng. Kedua seniman ini menciptakan tari Pendet sebagai oenyambutan kepada para tamu dengan menggunakan empat penari. Biasanya tari ini dipentaskan saat acara kepariwisataan di sejumlah hotel yang ada di Denpasar Bali.

Baca Juga : Tari Janger dari Bali

Pada tahun 1961 I Wayan Beratha kemudian mengembangkan tari Pendet ini menjadi lima orang seperti apa yang sudah ditampilkan hingga sekarang. Pada tahun 1962 I Wayan Beratha dkk kembali menyelenggarakan sebuah festival tari pendet dengan ditarikan secara massal yaitu untuk total penarinya sekitar 800 orang, tarian ini ditampilkan pada saat upacara pembukaan Asian Games di Jakarta.

Gerak Tari Pendet

Untuk gerak tari pendet ini mempuyai beberapa jenis gerak. Dimana dalam tari Pendet ini hampir seluruh anggota tubuh penarinya ikut bergerak. Berdasarkan bagian tubuh gerak tari Pendet ini diantaranya sebagai berikut :

1# Gerak Kaki

Tari Pendet ini mempuyai beberapa gerakan kaki yang disebut dengan Gegajalan. Gerak kaki ini terbagi menjadi beberapa gerak diantaranya : gerak kaki sama serong (Tampak Sirangpada), bergeser cepat (nyregseg), dan berjalan (ngembang).

2# Gerak Tangan

Adapun untuk gerak tangan pada anggota tubuh ini di sebut dengan pepiletan. Pada gerakan ini dibagi menjadi dua yaitu gerakan Haluan Tangan seiring yang disebut dengan Luk Nerudut dan gerakan haluan tangan berputar ke dalam yang disebut dengan Luk Nagastru.

3# Gerakan Jari

Gerakan jari pada tari ini terbagi menjadi dua gerakan yaitu yang disebut dengan Nyakupbawa dan gerakan yang melambai-lambai dinamakan dengan Ulap-ulap.

4# Gerakan Badan

Gerakan tubuh dalam tari Pendet ini dinamakan dengan Leluwesan dan pada gerakan pangkal lengan yang digetarkan disebut dengan (ngejatpala).

5# Gerak Mimik

Adapun untuk gerak mimik wajah penari Pendet ini dinamakan dengan Entiah-tjerengu. Gerakan ini terdiri dari Luru yang berarti riang gembira dan Kenjung Manis yang artinya tersenyum.

6# Gerakan Leher

Untuk gerakan leher dinamakan dengan Dedengkek, yang terdiri dari Uluwangsul yaitu gerakan leher yang menggeleng secara halus dan Ngotag yaitu gerakan leher yang menggeleng dengan keras.

7# Gerakan Mata

Gerakan mata para penari Pendet ini akan menggerakan matanya ke kiri dan ke kana, yang disebut dengan Nyeledet. Sementara untuk gerakan mata yang berputar disebut dengan Ngiler. Dalam gerakan ini biasanya di mainkan dalam tempo yang beragam, ada yang lambat dan sedang, serta cepat, semua tergantung dengan iringan musik.

Alat Musik Pengiring Tari Pendet

Layaknya seperti seni tari lainnya, tari Pendet ini juga mempunyai alat musik pengiring diantaranya ada Gong Kebyar yang biasa dimainkan dengan cepat disebut juga dengan tetabuhan gamelan.

Kostum Tari Pendet

Adapun untuk kostum penari Tari Pendet ini yaitu pakaian adat Bali dengan tata rias lengkap ciri khas bali, terdiri dari tapih hijau yang motifnya cracpcap, kekemben warna merah dengan motif emas, angkin kuning motif tumpeng, dan sebuah selendang merah polos yang dililitkan di pinggang.

Riasan yang dikenakan penari Tari Pendet ini cukup banyak diantaranya ada Anting (Subeng), rambut yang di sasak dengan hiasan sebuah pusung gonjer, bunga kamboja yang di pasang di atas telingan kanan, bunga mawar yang ada di tengah kepala dan bunga semanggi yang ada di telinga kiri serta bunga sandat yang diletakka pada belakang bunga mawar dan bunga kamboja.

Baca Juga : Tari Merak yang meliputi Sejarah, Keunikan, Kostum, Gerak dan asal Daerahnya

Nah, itulah ulasan tentang tari Pendet yang berasal dari Denpasar Bali ini, semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta kecintaan kita pada Tari Tradisional yang ada di Indonesia.

Sekian dari saya, sampai jumpa di pembahasan Seni Tari yang lainnya, janganlupa baca juga jenis Seni Tari lainnya dibawah ini. Wassalam.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!